Dalam berkomunikasi sering terjadi kesalahan. Demikian pula dengan komunikasi alat-alat modern tersebut. Untuk sederhananya, misalkan kita ingin mengirim 4 karakter yang terdiri dari 0 atau 1. Tetapi seringkali terjadi kesalahan. Kemudian dengan menambah karakter, diinginkan informasi yang perlu disampaikan harus benar. Masalah ini diselesaikan oleh Richard Hamming seorang matematikawan (1915-1998). Oleh karena itu penyelesaian masalah tersebut disebut sebagai Kode Hamming.
Untuk memberikan ilustrasi tentang kode Hamming, yang paling sederhana dimunculkan dalam bentuk permainan. Judul yang sesuai sebenarnya, bohong boleh dan matematika pun dapat menebaknya dengan benar. Bohong disini mengilustrasikan kesalahan dalam masalah sebenarnya.
Seperti kita mengetahui bahwa selain desimal (sistem bilangan puluhan),
sebenarnya kita dapat menggunakan sistem bilangan biner (sistem dengan basis
). Setiap bilangan asli dapat dituliskan sebagai
dengan merupakan bilangan di
atau
dan
suatu bilangan asli. Sistem ini dipakai di komputer walaupun dengan dimodifikasi.
Untuk keperluan kita, misalkan bilangan dapat dituliskan sebagai
. Sedangkan bilangan
dapat dituliskan sebagai
. Saat saya masih kecil, kenyataan ini digunakan sebagai permainan tebak angka
(saya tidak mengetahui apakah masih ada). Pertama, kita meminta seseorang
untuk menebak dalam hati satu bilangan dari sampai dengan
, kemudian
kita akan bertanya kepada penebak sebanyak kali melalui
kartu berikut.
Pertanyaan pertama : apakah bilangan yang dipikirkan ada di kartu berikut?
Pertanyaan kedua : apakah bilangan yang dipikirkan ada di kartu berikut?
Pertanyaan ketiga : apakah bilangan yang dipikirkan ada di kartu berikut?
Pertanyaan keempat : apakah bilangan yang dipikirkan ada di kartu berikut?
Misalkan seorang menjawab bahwa bilangan yang dipilih hanya ada di kartu II
dan kartu IV, maka kita tinggal menjumlahkan angka pertama (angka yang
paling kecil) dari kartu ke II dan IV. Dalam hal ini masing-masing adalah
dan , maka bilangan yang ditebak adalah
. Hal ini sesuai dengan penulisan angka
yaitu memuat
dan
.
Contoh lain, misalkan seorang yang menebak angka yaitu
. Bilangan ini akan berada di kartu
dan
sesuai dengan uraian tersebut yang berada di kartu
(karena
), di kartu
(karena
), dan kartu ke
(karena
). Tentu akan menjawab ya pada kartu
dan
.
Permainan yang akan saya kemukakan disini, masih tetap sama, seseorang diminta untuk memilih di dalam hati, satu bilangan dari sampai dengan
. Tetapi saat ini, saat ditanya tentang bilangan pilihan, teman yang memilih dalam menjawab
ada atau tidak, boleh bohong tetapi hanya satu kali. Disini
bohongnya, jika bilangan yang dipilih ada pada suatu kartu, penebak boleh
menjawab dengan tidak ada. Sebaliknya, jika bilangan yang dipilih tidak ada
pada suatu kartu, penebak boleh menjawab dengan ada. Sebagai gantinya, penebak
akan ditanya tiga kali lagi, jadi ditanya sebanyak kali.
Pertanyaan ke lima : apakah bilangan yang dipikirkan ada di kartu berikut?
Pertanyaan ke enam : apakah bilangan yang dipikirkan ada di kartu berikut?
Pertanyaan ke tujuh : apakah bilangan yang dipikirkan ada di kartu berikut?
Sekali lagi, dengan memilih satu bilangan dari sampai dengan
, dan menjawab apakah bilangan yang ditanya tersebut ada atau tidak di setiap
kartu
tersebut, boleh bohong sekali. Saya akan menjawab bilangan yang dipilih tersebut.
Bagi yang penasaran, lakukan ini dengan menuliskan di Comment dengan memberikan karakter yang terdiri dari
atau/dan
,
untuk ada dan
untuk tidak ada.
Jika anda menjawab dengan tidak ada untuk kartu pertama, dan ada untuk
tiga kartu berikutnya, maka jawablah dengan ttttaaa. Saya akan reply
sesegera mungkin dan menjawab bilangan tebakan anda. Silahkan mencoba!







Leave a reply to rosi Cancel reply