Soal Ujian yang sebaiknya dihindari

Tulisan saya kali ini berkaitan dengan melihat soal-soal Ujian nasional yang ada. Yang saya kemukakan disini saya pandang bukan merupakan kesalahan (hanya sekali muncul), tetapi beberapa kali muncul.  Ada beberapa hal yang perlu dicatat.

  1. Jangan menanyakan tentang definisi, khususnya definisi yang tidak tunggal di matematika.
    Misalkan saja, definisi tentang trapesium. Salah satu buku mendefinisikan trapesium sebagai segi empat dengan tepat satu pasang sisi sejajar. Dalam hal ini maka jajaran genjang tidak termasuk segi empat trapesium.
    Tetapi kita dapat saja mendefinisikan bahwa trapesium adalah segi empat yang mempunyai pasangan sisi yang sejajar. Berdasarkan ini, jajaran genjang juga merupakan trapesium.
  2. Menambahkan informasi hanya berdasarkan gambar. Seperti kita mengetahui bahwa persepsi mata dapat berbeda satu dengan yang lain. Lihat tulisan saya tentang https://wonosb.wordpress.com/2013/10/10/jangan-percaya-mata/
    Mungkin ada banyak orang yang melihat bahwa apapun posisi garis pendek, kedua garis horisontal berikut selalu sama panjang.mata
    Oleh karena itu soal-soal Ujian Nasional (2013) seperti hal berikut sebaiknya dihindari
    soalSD02
    Untuk siswa Sekolah Dasar, tentu memerlukan kenyataan bahwa dua tali busur lingkaran tersebut harus merupakan garis tengah dan memotong tegak lurus.
    Demikian pula dengan UN SMP 2013, soal berikut tentu memerlukan tambahan informasi
    UjianSMP03
    Informasi tambahan yang diperlukan antara lain, apakah bentuk segi empat tersebut persegi panjang, ukuran tentang daerah yang diarsir.Mungkin ada orang berpandangan, tanpa informasi tersebut tentu hal yang ditanyakan tak akan bisa dijawab. Atau orang berpandangan itulah matematika harus mengetahui yang harus ditambahkan.
    Menurut saya itu tidak benar. Cobalah lihat gambar sertifikat tanah anda. Atau gunakan google untuk melihat sertifikat tanah. Umumnya tanah berbentuk segi empat tetapi bukan merupakan persegi panjang. Apa yang diamati? Ukurannya hanya ada pada ke empat sisi segi empat tersebut! Tentu ini tidak mencukupi untuk dapat mengetahui luas tanah tersebut.Hal ini dapat diilustrasikan kepada anak dengan menggunakan gambar berikut atau empat korek api yang sama panjang. Itulah sebabnya kaki kursi yang berkaki empat perlu ditambahkan penghubung agar lebih kokoh.
    luas01
    Hal ini sering saya tanyakan di suatu seminar, guru selalu mencoba menjawab luas tanah tersebut dengan sedikit memaksa agar luas tanah dapat dihitung.
  3. Hal senada dengan nomor 2 adalah soal Ujian berikutUjianSMP
    Demikian pula dengan uraian di buku Kurikulum 2013 halaman 139 (SMP)Pages from Binder1 MAT bs 7 SPARASI-2

Pada kenyataannya, tentu barisan tidak hanya terdiri dari barisan aritmetika dan geometri saja.  Oleh karena itu agar Soal Ujian tersebut dapat dijawab, tambahkanlah kata barisan aritmetika. Bedakan soal matematika dengan soal di psikotest yang meminta hal yang paling umum ditemui

4.  Tulisan yang tidak sesuai dengan yang dimaksud. Sebagai contoh, pada soal berikut

SoalSD04

Karena pokok kalimat dari ” Setiap gelang…” adalah setiap gelang, maka keterangan sama banyak itu  manik-manik merah dan kuning sama banyak untuk satu gelang. Bukan antara gelang yang satu dengan yang lain. Demikian pula, apakah manik-manik yang tersedia itu dihabiskan (maksudnya tentu dihabiskan)

Saya baru menemukan lagi soal di buku SMP untuk Kurikulum 2013

soalkur2013

Di saat mendatang, tulisan ini akan di edit untuk mengumpulkan hal-hal yang perlu dihindari dalam pembuatan soal matematika.

4 responses to “Soal Ujian yang sebaiknya dihindari”

  1. Tulisan yang sangat bagus P Wono.
    Pengamatan yang sangat teliti.

    Saya sering lihat juga dalam soal SD beberapa kali ditanyakan tentang pembagian misalnya, 20 kg beras dan kg 16 kg gula, yang akan dibagikan merata ke beberapa orang.

    Paling banyak berapa orang penerima?

    Barangkali maskudnya untuk menanyakan FPB?
    Tapi kita tahu 20 kg beras dapat saja dibagikan ke 10 orang, 100 orang, atau berapapun. Demikian pula 16 kg gula.

    Terima kasih…
    Salam…

    1. Terima kasih pak sudah memberikan komen!

      Betul pak, ada kata maksimal yang kurang. Memang maksudnya bertanya tentang FPB, tetapi kalimatnya tidak mendukung untuk itu.
      Saya membayangkan banyak siswa SD yang heran, tetapi dibenak gurunya itu soal FPB. Kasihan sekali.
      Lihat juga buku2 SD banyak sekali kesalahan tersebut.

      Moga-moga tulisan tersebut dapat mengingatkannya.

  2. the nice post sebagai rujukan (y)

    1. Syukurlah kalau berguna. Terima kasih

Leave a reply to wonosb Cancel reply